Pages

Rabu, 20 Maret 2013

Diprotes karena menjual karpet dari kulit kucing

Terbaru

karpet kucing
Andrew Lancaster sepertinya memiliki selera yang sangat buruk dalam membuat hiasan rumah. Baru-baru ini ahli taxidermi (semacam tukang menguliti binatang) tersebut telah membuat marah para pecinta binatang dengan menguliti seekor kucing berbulu tabby oranye dan menjadikannya sebuah karpet.
Kucing yang sudah dikuliti tersebut bahkan sempat dijual melalui media online dengan tulisan "great little gift for the man-cave" (hadiah kecil untuk goa manusia [rumah]). Lu aja kali yang tinggal di goa, gue mah tinggal di rumah manusia cuy!!!
Sudah ada sekitar 2500 pengunjung online yang melihat barang dagangannya tersebut sebelum akhirnya resmi ditutup pada pukul 8 malam hari Rabu waktu setempat. Konon setidaknya ada sekitar 100 viewer yang melihat iklannya tersebut setiap minggunya. Karpet kucing tersebut pun sempat memperoleh penawaran tertinggi yaitu  $251. Ckckck.
Andrew Lancaste mengaku menemukan kucing malang tersebut di jalan raya Napier-Taupo sebulan sebelumnya. Menurutnya kucing tersebut merupakan korban tabrak lari. Dan karena melihat corak bulunya yang menurutnya bagus. Dia pun memutar balik mobilnya dan memungut jasad kucing malang tersebut. 
Dan benar dugaannya, ternyata kucing tersebut memang sudah mati. Namun jasadnya masih terlihat bagus dan utuh, hanya luka dalam yang parah saja. Akhirnya dia pun memutuskan untuk menguliti si kucing dan menjadikannya sebuah karpet mungil. Kayaknya lebih tepat disebut keset dah.
Sekedar tambahan, ternyata Pak Lancaster ini juga memiliki beberapa hiasan rumah yang aneh-aneh karyanya sendiri. Seperti possum berkepala ayam dengan gigi vampir atau burung dengan kepala boneka anak-anak. Serem amat koleksinya?

Referensi : nzherald